Harmoni dalam Tradisi: Semangat Ruwat Dusun Legok Menembus Arus Zaman

oleh -41 Dilihat
oleh

Sidoarjo, ajs.com – Pagi itu, Minggu (15/2/2026), Dusun Legok, Desa Suko, Kecamatan Sukodono mendadak berubah menjadi lautan warna dan kreativitas. Sejak matahari baru saja meninggi, ribuan warga sudah tumpah ruah ke jalanan. Bukan tanpa alasan, perhelatan akrab nan sakral Kirab Budaya Ruwat Dusun Legok kembali digelar dengan kemegahan yang memikat mata.

Puluhan kelompok peserta dari setiap RT di wilayah 3 RW Dusun Legok tampil unjuk gigi. Mereka tidak sekadar berjalan, melainkan membawa identitas dan kebanggaan wilayah masing-masing. Di barisan terdepan, arak-arakan Gunungan yang menjulang tinggi menjadi magnet utama. Tumpukan hasil bumi dan sayur-mayur segar yang menghiasinya seolah berbicara tanpa kata bahwa tanah Legok adalah lahan subur yang senantiasa memberkati penghuninya.

Tahun ini, perhelatan mengusung tema mendalam, “Dengan Semangat Ruwat Dusun Kita Jaga Kelestarian Budaya dan Keharmonisan Lingkungan.” Pesannya jelas, ini bukan sekadar seremoni tahunan atau pesta pora belaka. Ada ruh yang ingin dihidupkan kembali sebuah upaya melanggengkan seni budaya sekaligus merajut silaturahmi lintas generasi.

Penjabat (Pj.) Kepala Desa, Yusuf Kurniawan Hadi, dalam penyampaian nya memberikan pesan menyentuh. Ia menekankan pentingnya menjaga “tenun” persaudaraan yang sudah terajut kuat di tengah gempuran arus globalisasi.

“Kita harus mempertahankan kondisi yang sudah terajut kuat ini. Tantangan globalisasi begitu deras, namun dengan budaya, kita punya jangkar untuk tetap berpijak pada identitas kita,” ujar Yusuf di hadapan warga yang antusias.

Yusuf juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang memastikan acara berjalan kondusif. Ucapan terima kasih mengalir untuk Panitia Pelaksana, personel Koramil 0816/15 (Serka Gunawan dan Sertu Adi), Bhabinkamtibmas Polsek Sukodono (Aipda Andik), serta Sie Keamanan Desa, Sugiat.

Kemeriahan tak berhenti saat matahari terbenam. Sebagai puncaknya, panggung budaya disuguhi penampilan epik dari Ludruk Citra Bakti asal Surabaya yang membawa gelak tawa sekaligus pesan moral. Suasana kian memanas saat diva dangdut Lilin Herlina dan Rina KDI naik ke panggung, menghibur warga hingga larut malam. (Harsono/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.